Seorang remaja yang mempunyai andil besar bagi perubahan lingkungannya. Kader adalah asset yang sangat berharga untuk lembaga dakwah karena kaderlah yang akan menggerakkan dan mengembangkan dakwah yang ada. Ia pun mampu membawa teman-temannya agar sadar dan mengenal Islam. Sudah saatnya remaja peduli bahwa siapa lagi yang akan memperjuangkan Islam di tengah-tengah masyarakat kalau bukan kita? Dulu ketika SK jilbab belum keluar, remaja juga yang bergerak dan berjuang. Itu hanya salah satu contoh. Sekarang pun di saat kesadaran ber-Islam sudah tinggi, saatnya remaja berperan untuk membuat masyarakat rindu Islam kaafah, yaitu dengan diterapkannya syariah Islam dalam naungan khalifah.
Ketika ada teman yang gak shalat, pacaran aja kegiatannya,
dugem, dan banyak aktifitas maksiat lainnya, siapa yang bisa menyadarkan
mereka? Bukan para kiai, bukan para guru, bukan pula para da’i tua yang
seringkali tak paham dengan karakter remaja. Jadi yang paling efektif menyadarkan
mereka adalah teman-temannya sendiri, yaitu kita sebagai generasi muda.
Jangan panik dulu. Jangan merasa berat dengan tugas sebagai
remaja muslim yang kamu emban. Di bawah ini ada beberapa tips agar kamu jadi
remaja yang aktif dalam berdakwah di lingkungan kamu. Simak baik-baik ya….
- Niat
Dari awal, niatkan semua usaha kamu karena Allah semata. Jangan
sampai ada niat untuk sombong dan merasa benar sendiri. Juga jangan sampai ada
kesan menggurui dan menganggap bodoh teman yang sedang kamu dakwahi. Petunjuk itu
dari Allah. Lakukan upaya maksimal dalam menyadarkan teman dan jangan lupa
berdoa untuknya agar segera kembali ke jalan yang benar. Karena sungguh, tidak
ada yang mampu memberi jalan bila sudah disesatkan oleh Allah dan tak ada yang
mampu menyesatkan bila sudah diberi petunjuk oleh-Nya. Jadi jangan lupa berdoa
ya….
- Lakukan apa yang kamu katakan
Ngomong gampang, tapi melakukannya itu yang butuh upaya
lebih. Kalo kamu cuma bisa ngomong tanpa melakukan apa yang kamu omongkan, maka
orang lain terutama teman-temanmu tak akan percaya padamu lagi. Misal nih, kamu
bilang pacaran haram dan dosa tapi kamu sendiri malah suka mojok berduaan
dengan lawan jenis. Sama juga bo’ong kalo gini caranya. Selain dosa karena kamu
berkhalwat (berdua-duaan dengan lawan jenis yang bukan mahram), kamu juga dosa
karena bisa ngomong tapi gak bisa melakukan omonganmu dengan konsisten. Dobel dosa
tuh. Jangan sampai ini terjadi loh….
- Gunakan Qur’an dan Hadits dalam berdakwah
Dalam berdakwah, gunakan Qur’an dan hadits sebagai acuan,
bukan kata si A dan si B atau bahkan kata nenek moyang. Banyak baca buku-buku
keislaman dan pahamilah wawasan keislaman itu sendiri. Jangan sampai kamu
menyampaikan sesuatu yang kamu tidak punya ilmu tentangnya. Jadikan sirah
(sejarah) Rasulullah dalam berdakwah sebagai panduan kamu ketika berdakwah di
lingkungan teman-temanmu.
Harus kita tau, Rasulullah oke banget loh dalam menyampaikan
dakwah di semua kalangan termasuk juga para remaja dan pemuda. Salah satunya
adalah ketika ada seorang pemuda yang mendatangi Rasulullah dan bertanya, “Ya
Rasul, saya ingin masuk Islam tapi saya masih hobi berzina”. Apa jawab Rasulullah?
Bukannya marah, tapi beliau dengan tenang menjawab, “Kamu punya ibu? Punya
saudara perempuan? Bagaimana perasaanmu bila ibu atau saudaramu yang perempuan
dizinahi oleh laki-laki?” Sejak saat itu, pemuda tersebut langsung bertaubat,
masuk Islam dan tidak pernah lagi melakukan zina.
Dan yang utama, jangan lupa
meminta kepada Allah untuk dimudahkan langkah juga
lisan dalam menyampaikan kebenaran. Semoga Allah selalu menyertai kita. Aamiin...
Sumber : http://fantasiplus8-kelasxiia4.blogspot.co.id/2012/02/tips-untuk-jadi-remaja-islam-yang-oke.html?m=1
Sumber : http://fantasiplus8-kelasxiia4.blogspot.co.id/2012/02/tips-untuk-jadi-remaja-islam-yang-oke.html?m=1
yang pertama mungkin adalah niat baik dalam menjadi remaja islam
ReplyDelete