Monday, 5 October 2015

Dari Kutuber : "Ketertarikan Masuk KUTUB"

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh...
Selamat malam semua sahabat syurgaku,,,
Segala puji hanya milik Allah, Tuhan Pencipta alam semesta. Shalawat dan salam, semoga selalu tercurah kepada Nabi khotamul anbiya, Muhammad saw, wa 'alaa aalihi wa shahbihi ajma'in

Sebenarnya ketertarikan masuk KUTUB itu udah lama banget, tiap kali Bunda Hidayah nayangin iklan KUTUB di Baiti Jannati ODOJ 2166 (*saya member beliau juga di ODOJ). Tapi selalu tidak PD mau ikut gabung. Karena takut tidak sanggup pool tiap hari.
Secara, rajin tahajjud itu saya lakukan hanya khusus di bulan Ramadhan. Di luar ramadhan, hanya kalo lagi ada masalah aja, jadi curhat langsung sama Allah. Seminggu 1x juga kadang-kadang... Atau bahkan 1 bulan 1 atau 2x.
Astaghfirullahal'adziim...

Ternyata Allah Maha Tahu benar, bagaimana membuatku tunduk patuh pada-Nya untuk melaksanakan ibadah yang istimewa ini. Keluarga kecil kami dilanda masalah, yang saya bersama suami merasa tidak sanggup dan sangat lemah untuk menghadapi semua itu.
Pikir saya, hanya dengan curhat langsung kepada Allah masalah tersebut akan selesai. Tapi sebelum itu, saya curhatan dulu sama bunda admin kita (*Rahasia ya kak Hid). Untuk memantapkan niat gabung KUTUB, yang insyaa Allah tidak akan kutinggalkan selagi aku mampu.
Dan,,,, benar saja, permasalahan yang berat itu dengan kuasa Allah bisa terselesaikan dalam waktu 1 minggu ikut KUTUB. Luarrr biasa, Allahu Akbar!!!

Sejak itu, saya semakin sadar bahwa sebesar apapun masalah yang kita hadapi, ada Allah yang Maha Besar untuk memberikan setiap solusinya. Dan rasanya hati ini malu dan terlalu sombong jika sampai melewatkan malam tanpa bermunajat pada-Nya.
Semoga Allah terus menambahkan rasa cintaku dan memberi keistiqomahan untuk melaksanakan tahajjud, aamiin...

Salam sayang selalu buat adminku tercinta kak Hidayah
Dan salam ukhuwah buat seluruh member kutub 254 dan kutub 65
Kiriman dari
SISKA MARTINA [KUTUB Akhwat 254]

=======================================================================

Ini cerita ane mengenai KUTUB .
KUTUB?? What is it?
Ane kenal Kutub baru sekitar 2 bulan yang lalu. Baru saja ane PDKT ama KUTUB..hehehe
The first..temen halaqoh ngirim armal ke WA ane. Ane baca itu armal.. Seneng banget ane baca-baca gituan. Saat itu sekitar tanggal 24 Juli 2015, pasca Idul Fitri.
 

Langsung deh ane hubungi nomer akhwat yang ada.
Setelah saya kirimkan ke mbak Tia (akhwat yang pegang KUTUB)...alhamdulillah dibalas..kata beliau,"ini akan diproses 2 x 24 jam ya Mbak.."ane bales,"ohh..iyaa Mbak"..
Betapa senengnya hati ini ..tinggal nunggu 2 hari.

Hari demi hari ane lewati..sampai setengah bulan lebih..astaghfirullohal 'adziim..ane belum tergabung ama KUTUB.

Memang ane saat itu belum tau bagaimna sistem di KUTUB.
Pada akhirnya...ada akhwat yang sms saya lewat HP..Bunda Melvie namanya..
Ane bingung.."siapa akhwati fillah ini?"
SMS-nya gini,"Mbak Uswatun..siap gabung KUTUB?" Ane jawab,"in sya Alloh."setelah itu ane ceritain deh semua kejadian yang lalu, kerumitan saya untuk bergabung d KUTUB..
Alhamdulillah...berkat bunda Melvie saya tergabung dalam KUTUB 193..group KUTUB yang begitu menyenangkan...masyaAlloh..
 

Lewat bunda Melvie juga ane bisa gabung ODOJ...tepatnya ODOJ 976..untuk bunda Melvie..pokoknya Jazakillah khoiron katsiir...
 

Di KUTUB 193 ..ane menemukan keluarga sekaligus teman yang alhamdulilah sejalan dengan ane..dan insya Alloh saudari sekaligus sobat ane kelak di dunia dan di akhirat kelak..Aamiin ya Alloh...aamiin..

Gabung KUTUB bukanlah ajang untuk riya'.
Akan tetapi motivasi bagi kita untuk tetap istiqomah dan tanggung jawab..
Semoga Alloh SWT senantiasa mempermudah kita menuju jalan-Nya..
Aamiin..


Salam Ukhuwah Islamiyah

Siti Uswatun K. - K193

===================================================================================


Bismillaahirrohmaanirrohiim....
Ana mau cerita ustadz tentang pengalaman ana masuk kutub, awalnya ana punya pikiran ini group apa sih? Malah ana berpendapat opo untunge (bahasa Indonesia apa untungnya) cuma begini aja semua orang bisa aja tinggal nulis bahkan menipu ga menjalankan sholat tahajud ditulis sudah menjalankan pasti bisa, itu awal pemikiran ana, tapi sebuah hidayah tidak mengatakan demikian. Ana dapat hidayah dari Allah, hati ini kayak ga bisa dibohongi lagi yang benar katakan benar kita bisa bohongi orang tapi ada Allah, apa kita bohongi Dia. Hikmahnya ada perbedaan/furqon dalam hati ini, sebelum menjalankan atau sesudah hati ana nyaman, tenang, apa ini yang dinamakan rindu Allah? Kecintaan mengalahkan segalanya, awal yang berat menjalankan, begitu mudah dengan sendirinya, seakan terbangun sendiri ada panggilan Allah, saat sujud bayangan betapa kecilnya kita di hadapan Allah, menangis apa yang bisa berikan ke Allah saat ajal menjemput antum, masyaAllah berkah Allah tiada terkira hidayah ini sampai memberi support semangat untuk ibadah terus kepadaNya bahkan ibadah yang lain seakan kayak magnit dengan sendiri memacu berlomba mengerjakannya.

وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ عَسَى أَنْ يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَحْمُودًا
"dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; Mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang Terpuji."
Dalam ayat al quran sangat kuat sekali ada perintah kita menjalankan sholat tahajud dan ini gak sembarangan kita harus memahami artinya.

Di dalam al-Qur'an telah banyak disebutkan tentang keutamaan shalat Tahajud, salah satunya seperti dalam surah Adz Dzariyaat : 15 - 18
إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي جَنَّاتٍ وَعُيُونٍ (١٥) آخِذِينَ مَا آتَاهُمْ رَبُّهُمْ إِنَّهُمْ كَانُوا قَبْلَ ذَلِكَ مُحْسِنِينَ (١٦) كَانُوا قَلِيلا مِنَ اللَّيْلِ مَا يَهْجَعُونَ (١٧) وَبِالأسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُونَ (١٨
“ Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa itu berada dalam taman-taman (syurga) dan mata air-mata air, sambil menerima segala pemberian Rabb mereka. Sesungguhnya mereka sebelum itu di dunia adalah orang-orang yang berbuat kebaikan. Di dunia mereka sedikit sekali tidur diwaktu malam. Dan selalu memohonkan ampunan diwaktu pagi sebelum fajar."
Semoga ini jadi renungan para kutuber..amien
[Oleh Abu Ali admin Kutub 132]
 

No comments:

Post a Comment