Thursday, 8 October 2015

Siksa Meninggalkan Shalat

Shalat merujuk kepada ritual ibadah pemeluk agama Islam. Menurut syariat Islam, praktik shalat harus sesuai dengan segala petunjuk tata cara Nabi Muhammad, sebagai figur pengejawantah perintah Allah. Umat muslim diperintahkan untuk mendirikan shalat, karena menurut Surah Al-‘Ankabut dapat mencegah perbuatan keji dan mungkar:

“Dirikanlah shalat, sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar, dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain).” [Al-‘Ankabut 29:45]

Pernah berlaku di zaman Khalifah Abu Bakar As-Sidiq terhadap seorang sahabat yang meninggal dunia. Setelah dimandikan dan dikafankan, lalu diletakkan di satu sudut rumah untuk dishalatkan. Semasa shalat hendak dimulakan, tiba-tiba mayat itu bergerak-gerak. Tampillah seorang daripada mereka untuk menghuraikan ikatan kafan karena menyangka mayat itu masih hidup.

Tatkala kafan itu terbuka, alangkah terperanjatnya mereka karena mayat itu dililit dan digigit oleh seekor ular. Lalu mereka mengambil kayu untuk memukul ular tersebut. Sekali lagi mereka terkejut karena ular itu mengucap dua kalimah syahadat serta berkata : “Apakah sebabnya kamu hendak membunuhku?. Aku tidak bersalah dan tidak pula menyakiti kamu. Aku hanya menjalankan perintah Allah menyiksa mayat ini sehingga Hari Akhirat”.
Para hadirin bertanya : “Apakah yang menyebabkan mayat ini disiksa?”
Ular tersebut menjawab : “Mayat ini selama hidupnya telah melakukan tiga kesalahan yaitu: Pertama : Ia mendengar adzan tetapi tidak diindahkan malah tidak pula mengerjakan shalat. Kedua : Ia tidak mengeluarkan zakat hartanya. Ketiga : Ia tidak mau mendengar nasihat yang baik-baik dari para alim ulama’. Itulah yang menyebabkannya disiksa sedemikian rupa.”

Sabda Rasulullah SAW: “Barang siapa Menunjukkan kepada kebaikan. Maka ia memperoleh pahala yang sama seperti yang melakukan atau mengamalkan kebaikan itu.” (HR. Muslim, Abu Dawud dan At-Tirmidzi)

Subhanallah... Yaa Allah... Kami memohon pada Engkau , Ampunilah dosa-dosa kami, terimalah amal ibadah kami, dan matikanlah kami dalam keadaan khusnul khotimah.
Aamiin ya Rabbal’alamiin

No comments:

Post a Comment